tetap menulis Anzarra! sign now

Ketika satu talenta terbengkalai hanya karena si pemilik merasa tidak memilikinya, mungkinkah kita bisa merelakan talenta itu tersia-sia?



Seorang teman, pemusik dan penulis yang luar biasa, merasa talenta menulisnya sudah tamat riwayatnya dan berniat menyimpannya di sudut gudang tergelap, dan membiarkannya mati di sana.



Ini adalah trailer dari tulisannya yang terbengkalai:



ini dia trailernya....



----



Kita sering tidak tahu kemana hidup membawa kita pergi. Ada suatu saat dimana kita menemukan seseorang,



"You played awfully well..."



Seorang perempuan manis berdiri di hadapan Aldi. Tersenyum dan menyodorkan air mineral.



"Marissa," perempuan itu mengulurkan tangan.

"Ikang Fawzi."



Kemudian kehilangan. Untuk bertemu yang lain dan menjadikannya pilihan.



"Aku nanyain dokternya, mas..."

"Oh, yang di dalam? Keliatannya sih iya."

"Mmmm. Mas, check up?"

"Saya Aldi."



Sebuah kisah tentang cinta,



"Sorry, Jim. Jarak dari tribun ini ke tribun barat, for your information, adalah lebih dari lebar lapangan bola ditambah tinggi 2 lantai stadion. Gue meragukan elo yang rabun jauh bisa menyadari ada seorang perempuan... definitely or... hopefully yah... cantik... berdiri disana dan berhasil membuat elo jatuh cinta dan pengen menghabiskan hidup elo dengan melakukan seks bersama dia setiap hari?"

"Ketika elo jatuh cinta, elo gak akan 'menyadari'. Elo merasakan. Meskipun elo gak bisa liat dia dengan jelas."



Kesempatan,



"Elo tau jumlah rumput yang ada di lapangan ini? Kurang lebih sama dengan jumlah orang di dunia yang setiap hari berharap mendapatkan kesempatan bertemu orang yang dicintainya dan memberitahu betapa mereka mencintai."

"Seberapa penting sih mengejar kesempatan kayak gitu?"

"Penting, kalo elo tau artinya buat hidup elo."

"Cinta sejati?"

"Yeah."

"Bukannya kita baru bisa tau cinta sejati di saat terakhir?"

"Betul. Tapi gak ada yang lebih buruk selain menyadari seseorang itu berarti untuk kita di saat terakhir, dan dia telah pergi jauh."



Kenyataan,



"95 persen perempuan di dunia lahir dengan kemampuan telepati, dimana mereka mampu berkomunikasi dengan lewat tatapan mata dan elo mengerti maksud mereka."

"Dan yang 5 persen?"

"Mereka juga lahir dengan kemampuan telepati. Plus... membuat elo minum racun dengan sukarela."

"Dea."

"Definetely."



Dan kesalahan...



Hujan turun dengan deras. Mereka basah kuyup. Aldi melanjutkan,



"Saya bisa melakukan itu. Sepanjang itu bisa membuat kamu terus tersenyum."

"Apa, Di?! Aku gak denger! Hujannya deras bangeeet...!!"

"Saya bisa melakukan itu! Sepanjang itu... bisa membuat kamu terus tersenyum!!"



Airmata mulai mengalir pelan menggenangi sudut mata Marissa.



"Tersenyum untuk saya... orang yang....



Aldi berhenti. Saat ini atau tidak. Hujan semakin deras.



"... mencintai kamu!"



Mempersembahkan Aldi Mahendra,



"Jadi, elo pengen gue melakukan apa?"

"Melakukan apa? Jadi cowok, Di! Cowok! Kejar dia, tarik bahunya, kirim dia ke rumah sakit dalam keadaan sekarat. Apapun!"

"Sorry, tapi gue gak akan melakukan tindakan tolol, mengejar orang itu, mengirimnya ke rumah sakit dalam keadaan sekarat..."

"I know. You coward..."

"TANPA RAKET TENIS GUAAAA....!!!"



Aldi mengambil raket tenis di balik meja, lalu berlari keluar distro dengan adrenalin tinggi.



Marissa,



"Aku boleh meluk kamu, Di...?"

"Hummm...

"..."

"Pajak ditanggung penerima."

"Gak peduli, I afford that..."



Dea Annisa,



"Aldi, please. Kamu 25 tahun, mendengarkan musik klasik demi menambah kecerdasan. In fact, kamu malah membuat Mozart kehilangan kecerdasan pernah membuat lagu klasik bagus..."

"Even better. Saya gak perlu menambah kecerdasan, tapi bisa punya kecerdasan setingkat Mozart."

"Dengan mengorbankan tingkat kecerdasan Mozart dan menyamakannya dengan.... siput?"



Jimi Iskandar,



"Kesempatan gue udah lewat, Di. Kesempatan elo baru dimulai besok."

"..."

"Waktu elo akan banyak terbuang kalo elo melewatkan kesempatan ini. Hidup elo akan terus menunggu, tanpa pernah mengerti apa yang elo tunggu. Tiket ini, kepastian buat hidup elo."



Akhsan dan Ikhsan,



"Hei, lihat! "

"Wow! BADAK yang lucu..."



Dengan penampilan khusus dari Tim Pemadam Kebakaran,



"Siaga di tempat. Begitu saya bilang tembak, langsung saja 3,5 Bar."

"Siap, komandan! Tapi, 3,5 Bar?"



Dalam kisah tentang hidup dan pilihan di dalamnya.



"Kenapa sih kita, cowok, selalu mengaitkan seseorang yang kita cari dalam hidup dengan cantik atau tidak?"

"Jadi dia gak cantik?"

"Ya, jelaslah dia cantik. Emang kenapa gue bisa langsung merasa cinta kalo dia gak cantik?"

"Karena lengannya berbulu?"



Sebuah novel karya Anzarra,



"Women from Venus and Men from Mars..."

"Jadi, gue dari Mars."

"Kecuali elo. Elo dari Neptunus. Penuh gas beracun. Berbahaya untuk manusia."

"Oh, jadi Mars nggak?"

"Ya. Tapi manusia punya kemungkinan untuk hidup disana. Elo, seperti Neptunus, gak ada harapan untuk diajak hidup."



AKU JATUH PINGSAN. Segera di toko buku terdekat.



"Kita sama-sama jatuh pingsan."

"Jatuh cinta," Jimi meralat.

"Jatuh pingsan, Jim. Gue pingsan, dia pingsan."

"Oh? Pingsan?"

"Pingsan."



Untuk tulisannya yang jauh lebih berbobot dan menarik, silahkan kunjungi http://anzarra.multiply.com



Ayo, tandatangani petisi ini dan katakan pada Anzarra, that the talent worth every shot in this life!

Sign The Petition

Sign with Facebook
OR

If you already have an account please sign in, otherwise register an account for free then sign the petition filling the fields below.
Email and the password will be your account data, you will be able to sign other petitions after logging in.

Privacy in the search engines? You can use a nickname:

Attention, the email address you supply must be valid in order to validate the signature, otherwise it will be deleted.

I confirm registration and I agree to Usage and Limitations of Services

I confirm that I have read the Privacy Policy

I agree to the Personal Data Processing

Shoutbox

Who signed this petition saw these petitions too:

Sign The Petition

Sign with Facebook
OR

If you already have an account please sign in

Comment

I confirm registration and I agree to Usage and Limitations of Services

I confirm that I have read the Privacy Policy

I agree to the Personal Data Processing

Goal
0 / 50

Latest Signatures

No one has signed this petition yet

Information

Catherine MuellerBy:
HealthIn:
Petition target:
everyone

Tags

No tags

Share

Invite friends from your address book

Embed Codes

direct link

link for html

link for forum without title

link for forum with title

Widgets