Kita bukan Negara Miskin, tapi kita harus berjuang mewujudkannya. sign now

Kepada Yth.

1. Bapak-bapak yang mewakili Rakyat Indonesia di DPR/MPR

2. Bapak-bapak yang mendapat mandat dari Rakyat Indonesia di Istana Negara



cc:

Pimpinan Parpol, Para Menteri dan Jajarannya, Para Tokoh Masyrakat, Pemuka Agama dan Seluruh Rakyat Indonesia



Kami yang bertandatangan dalam petisi ini mewakili sebagian besar rakyat Indonesia, yang hidup dalam kemiskinan dan tidak mempunyai kekuatan untuk bicara di gedung DPR/MPR. Karena ternyata wakil-wakil kami cuma sibuk memperkaya diri sendiri, bahkan terlelap karena kesejukan AC di gedung DPR/MPR waktu sidang soal rakyat.

Dengan ini menuntut kepada pemerintah dan wakil-wakil kami di DPR/MPR, untuk dengan segera:



a. Meminta maaf kepada Rakyat Indonesia, karena tidak mampu mebawa kesejahteraan bagi rakyat Indonesia, seperti janji-janji Bapak selama ini. Selanjutnya bersungguh-sungguh bangkit dari kegelapan, untuk dengan Ikhlas menjalankan tugas, sebagaimana sumpah Bapak-bapak, untuk dipertanggungjawabkan kepada seluruh rakyat Indonesia dan Tuhan.



b. Menyadari bahwa Tuhan mengkaruniai kita negara yang kaya (minyak Bumi, gas bumi, batubara dan hasil tambang berharga lainnya, juga dikaruniai tanah yang subur, serta didukung sumber daya manusia yang cerdas, berbudaya dan beragama. Maka tidak sepantasnya menjadi negara miskin dan direndahkan/didikte oleh negara lain.

Semua sumber kekayaan Alam itu harusnya bisa dinikmati seluruh rakyat Indonesia. Namun selama ini apa yang terjadi, menjual gas ke Luar negeri jauh lebih murah daripada harga gas yang dijual ke PLN, sementara subsisdi terus dipangkas, system bagi hasil dengan Investor tidak adil yang sarat KKN. Dan proyek-proyek gas baru sangat menguntungkan negara-negara lain, dijual jauh dibawah harga pasar, pantaskah kita subsidi negara yang katanya lebih kaya dari kita sementara rakyat kita sendiri tidak menerima subsidi???



c. Membangkitkan kembali semangat juang dan berkorban demi kemajuan bangsa dan negara, cukupkan proyek-proyek "kekayaan" pribadi, tingkatkan semangat malu korupsi, singkirkan pemimpin dan pejabat yang korup, hindarkan trik-trik penipuan public. Rakyat sudah sangat-sangat miskin jangan terus-terusan ditipu.

Rakyat yang Bapak wakili, yang memilih, yang menugasi dan bahkan yang menggaji Bapak-bapak, selama ini sudah cukup menderita akibat tidak maksimalnya bapak-bapak dalam menjalankan tugas. Apa pantas rakyat menderita, disisi lain orang menikmati dan berfoya-foya pakai uang rakyat.



d. Mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan negara, pengawasan menyeluruh terhadap kinerja BUMN, mengkaji ulang kontrak-kontrak Investor Minyak dan Gas Bumi, Lakukan audit independen untuk semua aset-aset pemerintah dan aliran dananya. Ketahuilah Bapak-bapak yang Terhormat, Bumi dan semua hasil alam adalah milik rakyat, sudah sepantasnya menjadi milik rakyat, untuk kesejahteraan rakyat, bukan menjadi aset bisnis pribadi, apalagi dinikmati negara lain, bukahkah kita sudah merdeka, kemerdekaan adalah karunia Tuhan. Hanya segerombolan Iblislah yang selalu menghalang-halangi manusia menikmati dan mesyukuri nikmat Tuhan.



e. Ikut bertanggung jawab atas gejala-gejala dis-integrasi bangsa dan segera mengambil langkah untuk kembali mempersatukan visi dan misi perjuangan guna mngentaskan kemiskinan. Untuk selanjutnya bersama-sama mewujudkan bangsa Indonesia yang sejahtera. Karena sesungguhnya Tuhan sudah bermurah hati dengan memberikan Alam Indonesia yang kaya.



f. Lakukan negosiasi ulang dengan IMF dan Bank Dunia, pantaskah rakyat Indonesia membayar berpuluh-puluh tahun hutang yang tidak pernah mereka terima. Tidak sepantasnya mereka mengatur keuangan dan ekonomi kita. Jika sebagian kecil uang dari mereka memang benar-benar bisa dibuktikan untuk rakyat, maka hanya sebagian kecil itulah yang wajib kita bayarkan. Jika mereka punya kuasa untuk menekan Indonesia, apakah mereka tidak mampu menangkapi koruptor yang membawa lari uang mereka??? Atau ini juga skenario mereka untuk kembali menjajah kita, inilah tugas Bapak-bapak untuk menyelesaikannya. Kita sudah cukup bahagia dan kaya sebelum kehadiran para penjajah itu.



g. Hindarkan dukungan terhadap seluruh propaganda barat, Negara Indonesia Cinta damai dan Lebih cinta kemerdekaan, inilah cita-cita mulia para pahlawan dan pejuang. Jadi sebenarnya kita benar-benar sudah mempunyai dasar "war on terrorism" sebelum semua propaganda itu ada. Jangan pernah mau dijadikan barang bukti untuk membuktikan setiap ucapan mereka. Lindungi rakyat dan sejahterakan rakyat, maka damailah Indonesia. Para Pahlawan sudah berjuang mengentaskan kita dari the real terroris (penjajah), maka berikanlah hak-hak kemerdekaan itu, untuk bahagia dan sejahtera menjadi Bangsa Indonesia.



Jika Bapak-bapak bersungguh-sungguh dan Ikhlas memperjuangkan dan mewujudkan point-point petisi ini, maka Bapak-bapak tidak hanya berjasa pada bangsa dan negara sebagaimana para Pahlawan Nasional, namun juga secara tidak langsung Bapak-bapak sudah mempersiapkan masa depan yang lebih baik bagi seluruh generasi penerus bangsa ini, termasuk didalamnya anak cucu Bapak-bapak sendiri.

Beranikah Bapak-bapak memperjuangkan ini semua, jawabannya kebali kepada hati nurani Bapak-bapak.

Memilih menjadi pejuang mulia dihadapan Tuhan, atau menjadi budak Iblis penjajah/koruptor selamanya...semuanya bisa KITA MULAI HARI INI!!!



Bersatulah bangsaku, Jayalah Indonesia............... amiiin.

Sign The Petition

Sign with Facebook
OR

If you already have an account please sign in, otherwise register an account for free then sign the petition filling the fields below.
Email and the password will be your account data, you will be able to sign other petitions after logging in.

Privacy in the search engines? You can use a nickname:

Attention, the email address you supply must be valid in order to validate the signature, otherwise it will be deleted.

I confirm registration and I agree to Usage and Limitations of Services

I confirm that I have read the Privacy Policy

I agree to the Personal Data Processing

Shoutbox

Who signed this petition saw these petitions too:

Sign The Petition

Sign with Facebook
OR

If you already have an account please sign in

Comment

I confirm registration and I agree to Usage and Limitations of Services

I confirm that I have read the Privacy Policy

I agree to the Personal Data Processing

Goal
0 / 50

Latest Signatures

No one has signed this petition yet

Information

Tags

No tags

Share

Invite friends from your address book

Embed Codes

direct link

link for html

link for forum without title

link for forum with title

Widgets