IBU SIAMI DITETAPKAN SEBAGAI TELADAN KEJUJURAN DALAM PENDIDIKAN DI SUMATERA BARAT DAN INDONESIA sign now

Kepada Yth; Gubernur Sumatera Barat.


KAMI MENDUKUNG IBU SIAMI DITETAPKAN SEBAGAI TELADAN KEJUJURAN DALAM PENDIDIKAN DI SUMATERA BARAT DAN INDONESIA.

"Diusir Warga karena Lapor Contek Massal
Ny Siami, Si Jujur yang Malah Ajur


Siami dituding sok pahlawan setelah melaporkan wali kelas anaknya, yang diduga merancang kerjasama contek-mencontek dengan menggunakan anaknya sebagai sumber contekan.

Sebelumnya, Siami mengatakan, dirinya baru mengetahui kasus itu pada 16 Mei lalu atau empat hari setelah Unas selesai. Itu pun karena diberi tahu wali murid lainnya, yang mendapat informasi dari anak-anak mereka bahwa Al, anaknya, diplot memberikan contekan. Al sendiri sebelumnya tidak pernah menceritakan taktik kotor itu. Namun, akhirnya sambil menangis, Al, mengaku. Ia bercerita sejak tiga bulan sebelum Unas sudah dipaksa gurunya agar mau memberi contekan kepada seluruh siswa kelas 6. Setelah Al akhirnya mau, oknum guru itu diduga menggelar simulasi tentang bagaimana caranya memberikan contekan.

Siami kemudian menemui kepala sekolah. Dalam pertemuan itu, kepala sekolah hanya menyampaikan permohonan maaf. Ini tidak memuaskan Siami. Dia penasaran, apakah skenario contek-mencontek itu memang didesain pihak sekolah, atau hanya dilakukan secara pribadi oleh guru kelas VI.

Setelah itu, dia mengadu pada Komite Sekolah, namun tidak mendapat respons memuaskan, sehingga akhirnya dia melaporkan masalah ini ke Dinas Pendidikan serta berbicara kepada media, sehingga kasus itu menjadi perhatian publik.

Dan perkembangan selanjutnya, warga dan wali murid malah menyalahkan Siami dan puncaknya adalah aksi pengusiran terhadap Siami pada Kamis kemarin. Situasi panas sebenarnya sudah terasa sehari menjelang pertemuan. Hari Rabu (8/6), warga sudah lebih dulu menggeruduk rumah Siami di Jl Gadel Sari Barat.

Demo itu mendesak Ny Siami meminta maaf secara terbuka. Namun, Siami berjanji menyampaikannya, Kamis.

Pertemuan juga dihadiri Ketua Tim Independen, Prof Daniel M Rosyid, Ketua Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dindik Tandes, Dakah Wahyudi, Komite Sekolah, dan sejumlah anggota DPRD Kota Surabaya. Satu jam menjelang mediasi, sudah banyak massa terkonsentrasi di beberapa gang.

Pukul 09.00 WIB, tampak Ny Siami ditemani kakak dan suaminya, Widodo dan Saki Edi Purnomo mendatangi Balai RW. Mereka berjalan kaki karena jarak rumah dengan balai pertemuan ini sekitar 100 meter. Massa yang sudah menyemut di sekitar balai RW langsung menghujat keluarga Siami.

Mereka langsung mengepung keluarga ini. Beberapa polisi yang sebelumnya memang bersiaga langsung bertindak. Mereka melindungi keluarga ini untuk menuju ruang Balai RW. Warga kian menyemut dan terus memadati balai pertemuan. Ratusan warga terus merangsek. Salah satu ibu nekat menerobos. Namun, karena yang diizinkan masuk adalah perwakilan warga, perempuan ini harus digelandang keluar oleh petugas.


****

Setelah Siami diberi kesempatan berbicara, keributan langsung pecah. Suara massa di luar balai RW terus membahana, menghujat keluarga Siami. Padahal saat itu, Siami sedang menyiapkan mental dengan berdiri di hadapan warga.

Meski sudah berusaha tegar, namun ibu dua anak ini mulai lemah. Dia tampak berdiri merunduk sementara kedua matanya sudah mengeluarkan air mata. Saya minta maaf kepada semua warga ucap Siami yang tak sanggup lagi meneruskan kalimatnya.

Namun, sang suami terus membimbing, membuat perempuan ini kembali melanjutkan pernyataan maaf. Namun, suasana kian ricuh karena massa terus berteriak usir. Baik petugas polisi dan tokoh masyarakat berusaha menenangkan situasi. Baru kemudian kembali terdengar suara Siami.

Dengan tangan gemetar dan ketegaran yang dipaksakan, Siami kembali berucap, Saya tidak menyangka permasalahan akan seperti ini. Saya hanya ingin kejujuran ada pada anak saya. Saya sebelumnya sudah berusaha menyelesaikan persoalan dengan baik-baik.

Pernyataan tulus Siami tidak juga membuat massa tenang, sampai akhirnya polisi memutuskan untuk mengevakuasi Siami dan keluarganya. Siami diarahkan ke mobil polisi dengan pengamanan pagar betis. Namun massa tetap berusaha merangsek, ingin meraih tubuh Siami. Sejumlah warga bahkan sempat menarik-narik kerudung Siami hingga hampir terlepas. Siami akhirnya berhasil diamankan ke Mapolsek Tandes.

Baik Ny Siami dan suaminya enggan memberi komentar usai kericuhan. Namun, kakak kandung Siami, Saki, mengakui bahwa adiknya saat ini dalam tekanan yang luar biasa. Dia tak tahan lagi dengan tekanan warga. Sampai tidak mau makan hari-hari ini. Nanti kami akan merasa tenang jika di Gresik, kata Saki. Benjeng, Gresik adalah daerah asal Siami. Saat ini Al, anak Siami yang dipaksa memberi contekan, juga diungsikan ke Benjeng setelah rumahnya beberapa kali didemo warga.

****

Budaya sakit

Prof Daniel M Rosyid yang juga Penasihat Dewan Pendidikan Jatim, menyesalkan tindakan warga Gadel yang berencana mengusir keluarga Siami, ibunda Al. Tuntutan warga untuk mengusir keluarga Al tidak masuk akal. Itu tidak bisa dituruti, katanya.

Daniel menilai tuntutan warga tersebut sudah tidak rasional. Perbuatan benar yang dilakukan ibu Al, Siami, dinilai warga justru malah salah. Tindakan menyontek rupanya sudah mengakar dan menjadi kebiasaan bahkan budaya di masyarakat. Warga ternyata sakit, katanya.

Lagi pula Kepala Sekolah Sukatman dan dua guru kelas VI, Fatkhur Rohman dan Prayitno, sudah legowo dan menerima keputusan sanksi yang diberikan. Saya kira ini kalau dibiarkan masyarakat akan sakit terus. Orang jujur malah ajur, ini harus kita cegah, papar Daniel.

Sumber; http://www.surya.co.id/2011/06/10/ny-siami-si-jujur-yang-malah-ajur

Sign The Petition

Sign with Facebook
OR

If you already have an account please sign in, otherwise register an account for free then sign the petition filling the fields below.
Email and the password will be your account data, you will be able to sign other petitions after logging in.

Privacy in the search engines? You can use a nickname:

Attention, the email address you supply must be valid in order to validate the signature, otherwise it will be deleted.

I confirm registration and I agree to Usage and Limitations of Services

I confirm that I have read the Privacy Policy

I agree to the Personal Data Processing

Shoutbox

Who signed this petition saw these petitions too:

Sign The Petition

Sign with Facebook
OR

If you already have an account please sign in

Comment

I confirm registration and I agree to Usage and Limitations of Services

I confirm that I have read the Privacy Policy

I agree to the Personal Data Processing

Goal reached !
50 / 50

Latest Signatures

  • 06 November 201550. Robby Deleon
    prihatin
  • 07 October 201549. Irwan R
    I support this petition
  • 10 August 201548. Zaki Ferguson
    I support this petition
  • 09 July 201547. Asyuner J
    Di mana posisi YML Presiden saat ini? Apakah Gubernur Sumbar ikut-ikutanan di tengah massa itu? Halah
  • 31 March 201546. Nuskan S
    mendidik dengan kebijak sanaan dan kejujuran adalah penting bagi negara ini untuk menghasilkan seorang generasi yang berwatak dan berakhlak. untuk bisa menjadikan negara yang bersih dan bukan seperti saat ini yang banyak kecurangan disetiap lini.
  • 28 February 201545. Jeffri A
    go kejujuran...
  • 12 January 201544. Laut B
    Pada saat jaman EDAN, yang ga EDAN ga kebagian, tetapi seuntung-untungnya orang EDAN masih untung orang yang ingat akan TUHAN dan WASPADA
  • 25 November 201443. Susi L
    Semua sekolah hendaknya berlomba meluluskan siswa/i dengan cara yang jujur, bukan malah mengajarkan berbuat curang. Bila semua wali murid seperti Ibu Siami, kecurangan dalam pelaksanaan UN akan berkurang.
  • 07 November 201442. Stepehen Tatangs
    apakah sudah jadi budaya ? yang benar pun jadi salah
  • 03 November 201441. Indra S
    dukung...
  • 14 September 201440. Artha L
    В
  • 21 August 201439. Zulfikri K
    Setuju Ibu Siami jadi "Teladan Kejujuran"
  • 04 August 201438. Rayyan Sanders
    gue suka ini
  • 24 July 201437. Sari V
    I support this petition
  • 05 June 201436. Shinta Sirviar
    I support this petition
  • 01 June 201435. Wawan Cardenas
    Bu Siami jangan mundur demi menanamkan nilai moral ke putra-putri Ibu, semangat Bu!
  • 25 May 201434. Ade R
    ...teladan bagi kejujuran...
  • 18 February 201433. Tantriana P
    pendidikan itu berdasarkan proses,bukan hasil semata
  • 26 December 201332. Handoko Middleton
    Dukung Ibu Siami, biar menjadi contoh baik bagi anak2 kami
  • 11 November 201331. Bagas Sativusa
    I support this petition
  • 29 October 201330. Drsemeraldy Chatrapgdipm
    kejujuran harus jadi nilai inti dari budaya kita
  • 20 October 201329. Diditnurcahyo Hernandez
    kami mendukung ibu siami
  • 13 October 201328. Rafmateti S
    indonesia perlu ikon u kejujuran
  • 30 July 201327. Atik K
    Maju terus Bu, Anda tidak sendiri, nurani tidak bisa dipungkiri, guru adalah pendidik dan kejujuran adalah pelaran utama yang kita berikan pada anak didik kita
  • 30 May 201326. Limin Gardner
    katakanlah yg benar walaupun pahit
  • 05 February 201325. Zulhendri Mcneil
    Yaah .... beginilah kondisi di negeri ini , kejujuran dan kebenaran sdh mati di negeri ini ..... Tp yg hrs bertanggung jwb adalah pemerintah, krn kebijkn UN utk menentukan stndr kelulusan, justru akan menciptakan generasi-2 yg tdk jujur, dan generesi-2 yg
  • 07 January 201324. Aris Neal
    Teladan untuk semua

browse all the signatures

Information

Zelma MurilloBy:
FoodIn:
Petition target:
Gubernur Sumatera Barat

Tags

No tags

Share

Invite friends from your address book

Embed Codes

direct link

link for html

link for forum without title

link for forum with title

Widgets